Taruna Tingkat III Akpol Angkatan 58 Laksanakan Study Visit ke Belanda

Taruna Tingkat III Akpol Angkatan 58 Laksanakan Study Visit ke Belanda
Belanda — Taruna Tingkat III Akademi Kepolisian Angkatan 58 Batalyon Ksatria Hawwin Sarwahita melaksanakan Study Visit ke Kerajaan Belanda pada 21–28 November 2025. Kegiatan internasional ini bertujuan memperluas wawasan global, meningkatkan kompetensi akademik, dan memperkuat pemahaman Taruna terhadap sistem kepolisian modern serta dinamika keamanan internasional.
Kegiatan ini diikuti oleh 16 Taruna, yaitu:

1. BKT. Muhammad Yusuf Alfarisi
2. BKT. Rangga AIvin Pratama Bancin
3. BKT. Priya Kuntha Bhiswara
4. BKT Rehal Lucky Chizaly
5. BKT Vandya Daniela Latuheru
6. BKT Joshua Stephanus Panjaitan
7. BKT Daniel Christian Damanik
8. BKT Muhammad Nauval Razzaq Makarim
9. BKT Rahmad
10. BKT Harindra Arsandho Tegarbaja
11. BKT Raja Luat Simanjuntak
12. BKT Devan Efraim Hutabarat
13. BKT Ahmad Faza Nugraha
14. ⁠BKT Sultan Rekha
15. BKT Fransisco Nicholas Imanuel Renwarin
16. BKT Mas Tyas Estuadhi

Selama delapan hari pelaksanaan, para Taruna mengikuti serangkaian kunjungan dan pembelajaran langsung yang meliputi:
* Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag — Penerimaan resmi dan pemaparan mengenai diplomasi, hubungan bilateral, serta peran kepolisian dalam kerja sama internasional.
* Police Academy & Police Training Centre Amsterdam — Pembelajaran sistem pendidikan kepolisian Belanda, strategi pemeliharaan Kamtibmas, serta teknologi kepolisian modern.
* Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) — Interaksi budaya dan penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan Indonesia di luar negeri.
* Museum Maluku — Penelusuran sejarah, budaya, serta hubungan Indonesia–Belanda dari perspektif sosial dan kemasyarakatan.
* Mahkamah Internasional (Vredespaleis) — Pemahaman tentang peran lembaga peradilan internasional, penyelesaian sengketa global, dan penegakan hukum internasional.
* Kuliah Umum oleh Mahasiswa S3 Utrecht University — Materi mengenai “Memahami Perkembangan Hukum Global (Civil Law) di Belanda” sebagai bekal akademik bagi Taruna dalam menghadapi tantangan hukum dan keamanan global.

Share This Story, Choose Your Platform!