TARUNA AKPOL TK II, III DAN IV MENGIKUTI PENYULUHAN HUKUM YANG DI BUKA GUBERNUR AKPOL DI GEDUNG CENDIKIA

Akpol Semarang, Taruna Akpol mengikuti penyuluhan hukum dari Karosunluhkum Divkum Polri bertempat di Gedung Cendikia Akpol yang di buka oleh Gubernur Akpol Irjen. Pol. Drs. Pudji Hartanto M.M, yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur Akpol Brigjen Pol Drs. Edy S. Setjo M.M, para Direktur, Pejabat Utama Akpol, Pengasuh, dan Taruna Akpol. Mengikuti perkembangan keanekaragaman suku, agama, ras, dan budaya Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 230 juta jiwa, dari satu sisi merupakan kekayaan bangsa yang secara langsung ataupun tidak Langsung dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat namun pada sisi lain, kondisi tersebut dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan nasional apabila terdapat ketimpangan pembangunan, ketidakadilan dan kesenjangan sosial dan ekonomi, serta ketidakterkendalian dinamika kehidupan politik.
Di samping itu, transisi demokrasi dalam tatanan dunia yang makin terbuka mengakibatkan makin cepatnya dinamika sosial, termasuk faktor intervensi asing. Kondisi tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang rawan konflik. Terutama konflik yang bersifat horisontal, konflik tersebut, terbukti telah mengakibatkan hilangnya rasa aman, timbulnya rasa takut masyarakat, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, korban jiwa dan trauma psikologis seperti dendam, benci, dan anti pati sehingga menghambat terwujutnya kesejahteraan umum.
Para Taruna sebagai calon-calon pimpinan Polri yang handal mulai dari First Line Superfisor sampai level tertinggi diharapkan mempunyai pengetahuan dan ketrampilan memadai dalam penanganan konflik yang acap kali terjadi di masyarakat. Dalam rangka menyiapkan para Taruna sebagai calon-calon pimpinan Polri yang yang handal dalam menangani konflik di masyarakat, maka lembaga memfasilitasi dengan mengundang Tim Divkum Polri Untuk mensosialisasikan realita penanganan konflik yang dilakukan Polri selama ini, dan bagai mana penanganan konflik yang seharusnya dilakukan Polri sesuai dengan ketentuan Perundang –Undangan. Dengan demikian para Taruna pada saat nanti terjun di lapangan diharapkan mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menangani konflik.
( Humas Akpol )
DSC_8069

DSC_8085

DSC_8096

DSC_8102

DSC_8148