SEMINAR SEKOLAH PASIS STIK-PTIK ANGKATAN 62

DSC_7307 DSC_7334 DSC_7328 DSC_7327

Dengan Doktrin Diharapkan Bisa Menjadi Modal Polri Dalam Bertugas

Dalam suatu lembaga Perguruan Tinggi, seminar merupakan hal yang sangat penting dan strategis. Apalagi untuk Akademi Kepolisian (Akpol), karena dengan Seminar dapat dilakukan kajian secara komperehensif dalam pengembangan ilmu kepolisian untuk meningkatkan kualitas Akademik lulusan Akpol.

Hal ini dikatakan Gubernur Akpol, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Eko Hadi Sutedjo., S.H.,M.Si saat menyampaikan amanatnya  pada seminar yang bertema Mengkritisi Polri Membangun Kembali Kepercayaan Masyarakat Melalui Perwujudan Doktrin Polri Yang Telah Pudar, Selasa (25/03) di Gedung Serba Guna Akpol.

Menurutnya sesuai dengan visi Akpol, yakni mewujudkan lembaga pendidikan pembentukan perwira Polri yang berkualitas sesuai strata kepangkatan dan struktur organisasi yang tergelar jujur, bersih, profesional, bermoral, modern, dan dipercaya masyarakat.

“ Maksudnya untuk menggambarkan tentang implementasi doktrin tata tentram kerta raharja di tubuh Polri serta keterlibatan masyarakat dalam mendukungnya,” ungkapnya di sela- sela amanatnya.

Tujuan digelarnya seminar sendiri tak lain adalah guna mendapatkan masukan dan saran mengenai upaya sesuai dalam perwujudan doktrin tata tentram kerta raharja di tubuh Polri dalam menciptakan stabilitas keamanan nasional.

Menurut  Komisioner  Kompolnas Bidang Hukum, Prof. Adrianus Meliala.,Ph.D,  menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar PTIK ini adalah hal yang rutin dan biasa karena sudah menjadi  syarat lulusnya mahasiswa. Namun di sini yang sangat menarik  adalah temanya.

“ Dilihat dari kecenderungannya,  anggota Polri memang mulai melupakan doktrinnya. Dan menjadi organisasi individu anggota Polri yang  terlalu pragmatis,” ujarnya.

Doktrin ini, lanjutnya,  seyogyanya menjadi sesuatu yang menentukan dan menjadi panduan, paling tidak  Akpol sudah seharusnya melihat dan mendiskusikannya.

“ Kami berharap dengan adanya doktrin seperti ini bisa didengar oleh pihak Mabes Polri agar bisa lebih menjiwai aktifitas pekerjaan kepolisian,” tambahnya.

Ia berharap karena mereka sudah mulai memperhatikan doktrin Polri dan bisa tertanam pada diri mereka, maka seyogyanya apabila mereka sudah keluar dari pendidikan nanti bisa tertanam dan terpatri pada dirinya untuk menjadi modal utama dalam bertugas.

“ Jangan sampai mereka tergoda oleh harta, benda maupun uang,” tegasnya.

Sementera Ketua Pelaksana Seminar, Adyama Baruna Pratama Pasis STIK-PTIK Angkatan 62 menambahkan acara tahunan tersebut adalah sebagai syarat mutlak kelulusan, dimana sebelum diadakan sidang skripsi wajib diadakan seminar.