PERTEMUAN TENAGA PENDIDIK AKPOL DENGAN GUBERNUR AKPOL DALAM RANGKA AKTUALISASI PERENCANAAN PROSES PENDIDIKAN KARAKTER DAN TERAPAN KEPOLISIAN


Akpol Semarang, Gubernur Akpol Irjen Pol Drs. Pudji Hartanto.M.M
Mengadakan pertemuan tenaga pendidik Akpol dengan Gubernur Akpol dalam
Rangka Aktualisasi perencanaan proses pendidikan karakter dan Terapan Kepolisian
Dosen atau tenaga pendidik / gadik ( sebutan untuk dosen di Akpol ) adalah satu dari
8 ( delapan ) standar komponen pendidikan dalam sistim pendidikan Polri. Dengan
Tidak mengabaikan komponen-komponen lainya, mungkin tidak berlebihan bila kita
Menganggap komponen manusia (gadik,peserta didik/taruna dan gadikan) merupakan
Komponen utama dalam proses dan dinamika pendidikan.ketiga komponen inilah
Sebagai faktor yang menentukan (determinant) atas aktifitas dan kualitas suatu proses
Pendidikan untuk menghasilkan output serta outcome pendidikan pendidikan yang di
Harapkan.

Guru teladan di mata anak didiknya akan melahirkan calon pemimpin Polri
Yang handal, peran utama pendidik dewasa ini bukan lagi pertama-tama sebagai
Sumber informasi seperti di masa dulu. Peran itu sudah di ambil alih oleh teknologi
Informasi yang telah menyediakan “ jendela dunia “ sebagai gudang segala informasi
Peran utama pendidik adalah mendidik, yang meliputi dua bidang. Pertama,
Meminjam istilah Driyarkara ( 1980 ), peran, memanusiakan manusia,
( humanizing human being ), yaitu mendampingi dan membantu manusia muda
Dalam proses “ memanusia “ menjadi ,manusia dewasa agar dapat hidup bersama
Orang lain dan berperan di tengah masyarakat. Kedua, peran membantu menumbuh
Kembangkan potensi akademik peserta didik ( taruna ) hingga mereka mencapai
Tingkat kemandirian dalam proses belajar sepanjang hayat ( lifelong education ).
Dua peran ini tidak akan pernah dapat tergantikan oleh pihaklain dan teknologi
Secanggih apapun.

Dalam kontek khusus Akpol sebagai lembaga pendidikan kedinasan yang
Mengemban visi dan misi polri, harus mampu mencetak taruna calon pemimpin polri
Di masa depan yang mampu menjawab tantangan tugas polri yang semakin komplek.
Oleh karena itu dalam rangka mencetak kader-kader pimpinan polri di masa depan
Tersebut, perlu dilakukan suatu proses pengajaran, pelatihan dan pengasuhan
( Jarlatsuh ) yang berkarakter di mana autputnya akan menghasilkan para perwira polri
Yang memiliki keimanan, ketagwaan,integritas,dedikasi, moralitas dan kimitmen yang
Baik terhadap organisasi polri. ( Humas Akpol )
DSC_6825

DSC_6826

DSC_6898

DSC_6901

DSC_6967


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADIGUNA LAKSANA YUWAWIRA - SIPSS 2017