Lupakan masa lalu lihat masa depan, sebuah ungkapan yang rasanya hanya pas untuk seseorang yang sedang patah hati. Tidak halnya untuk sebuah institusi sebesar dan setua Akpol. Kita tidak bisa melupakan masa lalu, tidak juga bisa menyia-nyiakan masa kini, apalagi tidak perduli dengan masa depan.

Tiba saatnya Akpol tidak hanya diposisikan sebagai pelengkap dalam institusi Polri. Akpol harus jadi backbound bagi kelangsungan eksistensi Polri di masa datang. Banyak yang melupakan bahwa betapa sebenarnya masa depan Polri berawal dari lembaga pendidikan tercinta ini. Di tangan dingin para perangkat Akpol-lah sebenarnya kultur normatif Polri dan mindset sebagai insan Bhayangkara ditumbuhkembangkan pada calon generasi penerus Polri.

 

Read more...

SEKOLAH “KAYA WARNA” SEBAGAI PONDASI
MEMBANGUN SISTEM PENDIDIKAN BERKARAKTER

(Perspektif praktisi pendidikan di Akpol)

Oleh: Boedhi Santoso[1]

Untuk guru-guruku

Yang telah mendidikku

Dengan perasaan dan empati.....

(Hernowo)

Sekolah “kaya warna” dan pendidikan berkaRakter

Wynne berpendapat bahwa istilah karakter diambil dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” (menandai), yang lebih terfokus pada melihat tindakan atau tingkah laku.[2] Sementara itu Aristoteles menyebutkan bahwa karakter terbentuk dalam diri setiap orang dikarenakan perbuatannya yang berulang-ulang dan sudah menjadi kebiasaan.

Lebih lanjut dijelaskan Wynne bahwa karakter mengandung dua pengertian.

Pertama, ia menunjukkan bagaimana seseorang bertingkah laku. Apabila seseorang berperilaku tidak jujur, kejam atau rakus, tentulah orang tersebut memanifestasikan perilaku buruk. Sebaliknya, apabila seseorang berperilaku jujur, suka menolong, tentulah orang tersebut memanifestasikan karakter mulia. Kedua, istilah karakter erat kaitannya dengan “personality”. Seseorang baru bisa disebut sebagai “orang yang berkarakter” (a Person of character) apabila tingkah lakunya sesuai kaidah moral.

Read more...

SOSIALISASI  PENERIMAAN TARUNA AKPOL BERSAMA POLDA METRO DAN MENUJU INDONESIA EMAS 2020



JAKARTA, Untuk menarik minat generasi muda untuk menjadi taruna Akpol, Polda Metro mengundang Brass Band taruna Akpol untuk menunjukkan kebolehannya di Jakarta. Masyarakat Jakarta memberikan apresiasi yang baik saat Brass Band tampil dengan luar biasa di Blok M, Bekasi dan Kelapa Gading.

Read more...

Hari Rabu Tgl 12 Mei 2010, Akpol menerima tamu dari Negara Malaysia, Tamu tersebut adalah lawatan dari pegawai dan pelajar kor suksis Universiti Tun Hussein Onn Malaysia,  Dipimpin oleh pegawai  kehormatan Abd Hamih Bin Yusof serta sejumlah pelajar.

Read more...

Taruna Akpol DEN 44 SMU mengikuti Kursus Mahir Dasar Pramuka selama 5 hari dibumi perkemahan Karanggeneng Gunung Pati Semarang, Bumi perkemahan yang merupakan milik Kwartir Daerah Jawa Tengah digunakan sebagai tempat berlatih Taruna Akpol.

Read more...

Polri

Undip

 

Unnes

Udinus